Penasaran dengan Kawasan Karangsambung

This item was filled under [ Touring ]

Sudah lama saya penasaran dengan nama Karangsambung, sebuah lokasi yang terletak di sebelah utara dari kota Kebumen. Beberapa waktu yang lalu saya pernah membaca di sebuah koran lokal memberitakan bahwa di Karangsambung terdapat kawasan geo wisata dan riset purbakala. Sambil menyelam minum air, begitu ketika saya meluangkan waktu saat berada di rumah nenek di Kebumen. Disuatu sore yang tidak ada kegiatan, akhirnya saya mencoba menyambangi lokasi tersebut.

Dengan mengandalkan rambu-rambu lalu lintas yang ada, saya melakukan perjalanan menuju ke Karangsambung. Perjalanan melewati jalanan yang sempit namun sudah beraspal. Dalam perjalanan, disamping kiri saya terhampar pemandangan berupa sungai yang bernama Sungai Luk Ulo dan disebelah kanan terdapat selokan dan pemukiman penduduk. Melewati beberapa persawahan dan pemukiman penduduk, akhirnya saya melewati jalan yang disebelah kiri berbatasan langsung dengan Sungai Luk Ulo dan disebelah kanan merupakan sebuah tebing yang bentuknya unik.

Melewati sebuah tepian sungai yang ternyata berupa bendungan, saya berhenti dulu untuk mengamati kondisi bendungannya. Setelah memarkir sepeda motor di tepi jalan, saya langsung berjalan ke arah pintu air di tepi bendungan. Disana terdapat beberapa orang sedang duduk-duduk sambil makan bakso yang dijual pedagang keliling. Saya hanya permisi dan langsung menuju ke tepian bendungan untuk melihat suasana bendungan. Tampak sebuah bendungan yang telah hancur tanggulnya. Menurut seseorang yang ajak bicara ketika di tepi bendungan, hancurnya tanggul disebabkan karena banjir bandang yang tidak mampu ditahan oleh tanggul bendungan.

Perjalanan saya lanjutkan melewati jalanan yang sempit. Disebuah jalan yang lurus terhampar sebuah persawahan yang luas dimana disebelah kanan saya terlihat pegunungan yang terlihat unik dan saya menduga pegunungan itu adalah pegunungan tua yang saya peroleh informasi dari dunia maya.

Saya berhenti sebentar di tepi jalan sambil mengamati bentuk pegunungan tersebut dan suasana yang terdapat di sekelilingnya. Di sebuah area persawahan saya melihat beberapa petani berjalan meninggalkan area persawahan karena waktu telah mendekati sore. Di tepi jalan saya melihat beberapa bangunan yang kelihatannya digunakan untuk berjualan namun warung tersebut tidak buka.

Perjalanan dilanjutkan melewati sebuah dusun kecil yang berakhir pada ibukota kecamatan Karangsambung. Di area ibukota kecamatan Karangsambung terdapat Balai Informasi dan Konservasi Kebumian Karangsambung milik LIPI. saya berputar-putar sejenak di area balai untuk menanyakan lokasi museum geologinya, namun saya tidak menemukan petugas jaga di area tersebut. Wajar, mungkin saya datang diwaktu yang kurang tepat karena ini bukan hari kerja. Akhirnya saya meninggalkan balai ini dengan sedikit rasa penasaran. Saya mencoba untuk mencari hulu Sungai Luk Ulo, namun karena waktu sudah senja saya mengakhiri perjalanan ini dan kembali ke kota Kebumen.

Incoming search terms:

    karangsambungmuseum geologi karangsambungKarang SambungGeo Karangsambungtempat wisata karangsambungpenduduk karangsambungpegunungan yang ada dikebumenmusium geologi di karang sambung kebumencara menuju wiata karangsambungkoran karang sambung
Popularity: 404 views
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment